Sabtu, September 29, 2007

Aneka Bahan Pengganti

Anda siap terjun membuat kue, tapi bahan yang dibutuhkan kurang/tidak tersedia. Gimana dong. Tenang! Simak daftar dibawah ini, siapa tau ada bahan pengganti yang tersedia di dekat anda untuk menggantinya. Semangat!

Nama Bahan : Baking Powder
Keterangan: Bubuk putih untuk mengembangkan adonan roti atau kue
Bahan Pengganti: 1 sdt baking powder = 1/4 sdt soda kue + 1/2 sdt cream of tar tar

Nama Bahan: Brown Sugar
Keterangan: Gula pasir yang dalam proses pembuatannya dibubuhi molases sehingga warnanya menjadi coklat
Bahan Pengganti: 140g brown sugar= 225g gula pasir berbutir halus + 1 sdm molases

Nama Bahan: Ghee
Keterangan: Mentega yang terbuat dari susu sapi atau kerbau. Biasa dipakai masakan India.
Bahan Pengganti: 1 sdm ghee = 2 sdm mentega tawar

Nama Bahan: Grenadine Syrup
Keterangan: Sirop khas Perancis, terbuar dari sari buah delima. Berwarna merah tua
Bahan pengganti: Sirop merah biasa. Jumlah perbandingan yang digunakan sama.

Nama Bahan: Lady's Finger Biscuit
Keterangan: Biskuit dengan bentuk seperti jari. Biasa digunakan untuk tiramisu
Bahan pengganti: Kue lidah kucing dengan perbandingan sama.

Nama Bahan: Self-Raising Flour
Keterangan: Tepung terigu yang sudah dibubuhi pengembang
Bahan pengganti: 225g self-raising flour = 225g tepung terigu +1 sdt soda kue + 1/2 sdt baking powder

Nama Bahan: Sour Cream/ Krim Asam
Keterangan: Krim atau kepala susu yang dibiakan dengan bakteri. Biasa dipakai untuk campuran saus/kue
Bahan pengganti: 125ml sour cream= 125 ml susu cair tawar + 3 sdm cuka.

Nama Bahan: Keju Mascarpone
Keterangan: Keju yang dipakai dalam pembuatan tiramisu
Bahan Pengganti: Keju krim (cream cheese) yang dicampur rata dengan krim asam (sour cream) dengan perbandingan yang sama. Atau 225 g keju ricotta dengan 1 cup (+/- 240 ml) krim kental untuk menggantikan 450 gr keju mascarpone.

Nama Bahan: Kahlua
Keterangan: Liqueur beraroma kopi untuk membuat tiramisu.
Bahan Pengganti: Kopi Instan, dengan perbandingan: 1/2 - 1 sdt kopi instan dilarutkan dalam 2 sdm air = sdm Kahlua

Rahasia Kelezatan Cake

Dalam membuat cake, kita kadang bingung dengan masing-masing ingredien yang terkandung dalam cake. Dengan mengerti kegunaan dari masing-masing ingredient tersebut, maka kita dapat mengaplikasikannya dalam pembuatan kue ini.

Tepung Terigu
Kegunaan: Pati dalam tepung akan menggumpal oleh panas, yang akan membuat bentuk
cake yang lebih padat
Cara memilih: Pilih Tepung terigu yang berprotein sedang supaya hasilnya bagus

Lemak
Kegunaan: Lemak akan menentukan volume dan tekstur cake. Sumbernya bisa didapat dari margarin, mentega, minyak atau kuning telur.
Cara memilih: Penggunaan jumlah lemak yang tepat akan menghasilkan tekstur cake yang halus dan lembut. Sumber lemak hewani memiliki cita rasa yang lebih gurih.

Gula
Kegunaan: Digunakan sebagai pengempuk dan pengikat sehingga tekstur cake lebih padat.
Cara memilih: Gunakan gula dalam jumlah yang tepat (maksimal 1/3 dari jumlah bahan) agar cake mengembang dengan baik saat dipanggang. Sebaiknya gunakan gula kastor atau gula pasir berbutir halus supaya mudah halus dan rata. Tekstur cake yang dihasilkan pun jadi lebih halus (pori2 lebih kecil)

Telur
Kegunaan: Protein telur akan digumpalkan oleh paans, sehingga mengecilkan rongga udara dalam cake. Telur juga digunakan sebagai pengganti cairan, seperti air atau susu, sehingga membuat cake lebih lembab (moist)
Cara memilih: Jika telur disimpan di lemari pendiingin, sebelum digunakan keluarkan dulu, dan biarkan hingga suhunya sama dengan suhu ruang. Sebab suhu dingin akan menghambat proses pengembangan cake.

Senin, September 24, 2007

Tiramisu ala Tarakan

Kemaren sore aku pergi lagi ke Tarakan. Nyampe di rumah calon iparku, aku dikasih tau bahwa dia mesen kue untuk konsumsi sendiri. Kata tukang kuenya sih itu kue yang paling enak n paling mahal yang ada di dictionary dia. Katanya itu TIRAMISU. Katanya calon iparku, tukang kuwenya bilang bahwa kuenya itu di kasih krim n berlapis-lapis kayak lapis legit. Alhasil aku jadi bingung, kue apa pula itu?

Karena penasaran, malamnya aku nemenin dia ngambil kue itu di rumahnya si tukang kuwe. Penampilannya sih cantik. Pake fresh cream yang di buat kayak duri2 durian, n di taburi serbuk kopi. Ketika ku tanya apakah dia pake keju mascarphone (setauku tiramisu kan pake mascarpone), dia bilang nggak, tapi dia pake tepung special tiramisu. (Emangnya tiramisu ada tepung special ya??) Ya udah, tanpa belaga sok tau, dalam hatiku aku bilang aja mungkin dia pake cream cheese.

Sesampai dirumahnya, aku langsung pamit ke gereja. Pulang gereja, dengan setengah penasaran, aku mampir lagi ke rumahnya (dia bilang, nanti malam kita potong n cobain). Disana dia bilang, ayo kamu cobain, katanya ponakannya enak koq kuenya. Ya udah, aku longok dikulkas, apa bentuknya tiramisu itu. Oh la la... ternyata tiramisunya mirip african gateau yang dibuat berlapis-lapis (sehingga bener kalo iparku bilang mirip lapis legit). Dan krimnya cuma ada diatas nangkring. O My God, ternyata emang enak kali ya, jualan hal2 high tek di kota kecil, masih bisa bluff (sedikit nipu???) dan orang yang kena enggak juga sadar.... (Heem...) Atawa mungkin sekarang tiramisu ala Tarakan emang begini??? Pssst, kue ini harganya enggak murah lho, ukuran bulat 22 cm, Rp. 250.000,- (mahal khan!, apalagi hanya untuk african gateau)

Sabtu, September 22, 2007

Cake Tape

Tadi pagi ke pasar, liat orang jual tape singkong. Tumben2 tapenya bagus2 (alias jadi, biasanya sih yang dijual disini "tape monster"--tape yang masih belum jadi alias masih singkong yang semi keras). Bingung mau dibikin es tapi enggak boleh minum dingin. Ya udah, akhirnya bikin cake tape aja ahh.... Kebetulan resep ini adalah resep yang diwariskan dari alm. nyokap. Jadi keinget ama nyokap waktu ngebikin kue ini... (hiks...hiks...)

Cake Tape
sumber: resep mamaku

Bahan:
5 butir telur ayam (pisahkan kuning dan putihnya)
225 gr mentega/margarin
225 gr gula halus
175 gr tepung terigu protein sedang
250 gr tape
vanille secukupnya (aku kelupaan)

Cara membuat:
1. Kocok mentega dan gula halus hingga pucat dan lembut.
2. Masukan telur ayam satu persatu sambil tetap dikocok hingga mengembang.
3. Masukan tape dan tepung selang-selang aduk hingga rata.
4. Kocok putih telur hingga mengembang.
5. Masukan kocokan putih telur ke dalam adonan kue.
6. Tuang ke loyang diameter 20 cm. Panggang suhu 180 hingga matang. Lakukan tes tusuk terutama di tengahnya.

Tips:
Kalau tape agak keras, tape bisa di blender/dihancurkan terlebih dahulu

Kroket Kentang

Lagi hobby liat-liat (n makan-makan, tentunya!) cemilan-cemilan asin, terus buka2 buku2 primbon (baca: buku resep), ketemu deh resep kroket. Cek persediaan di kulkas, ada lengkap bahan-bahannya. Jadilah pagi2 kemaren bikin2 kroket sampe siang.

Kroket Kentang
Sumber: Makanan Kecil Asin dan Manis Primarasa

Bahan-bahan:
500 gr kentang
25 gr susu bubuk
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
2 butir telur
200 gr tepung panir
minyak untuk menggoreng

Isi:
3 butir bawang merah, iris halus
2 butir bawang putih, iris halus
1 sdm margarin
200 gr daging cincang
100 gr wortel, kupas, potong kotak2
100gr buncis, iris kotak2
125 ml air
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
2 btg seledri (nggak pake, karena nggak suka)
1/4 sdm terigu, larutkan dalam 1 sdm air

Cara membuat:
1. Kupas kentang, kukus sampai masak, haluskan selagi panas. Campur dengan susu bubuk, garam, merica, dan satu kuning telur. Aduk hingga rata, sisihkan.
2. Isi: tumis bawang merah dan puith dengan margarin sampai harum. Masukan daging cincang, dan wortel, serta buncis, aduk. Tuangi air, masukan garam, merica, dan seledri. Diamkan diatas api hingga masak sambil sesekali diaduk supaya tidak hangus. Masukan larutan tepung, aduk hingga masak. Angkat dan diamkan hingga agak dingin.
3. Ambil 2 sdm kentang, letakan diatas plastik yang diberi margarin (agar tidak lengket), Bentuk bulatan, pipihkan kentang, beri adonan isi. Tutup dan bentuk bulat lonjong.
4. Kocok sisa telur. Salut kroket dengan tepung roti-telur-tepung roti. Diamkan.
5. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, masukan kroket, goreng hingga kuning keemasan, angkat, tiriskan.

Tips: Salutan bisa juga: telur-tepung roti-telur-telur, tapi menurut percobaanku, kentangnya jadi agak lembek dan agak2 susah untuk di pegang. Jadi akhirnya kubalik aja urutannya.
Karena kentangnya dikukus, jadinya kemungkinan untuk pecahnya agak berkurang. (Buktinya punyaku nggak ada yang pecah... yippiii)

Kamis, September 20, 2007

My Mud Cupcake


Kemaren ceritanya pengen bikin cupcake yang cantik n enak. Pokoke kayak cupcake-cupcake gitulah... Bolak balik resep, ketemu resep di Majalah Sedap. Nyoba, n hasilnya not too bad, tapi kenapa ya 60% dari kuenya agak2 turun selama di oven. Tapi sumpah kuenya lembut n basah banget. Kebetulan aku seneng ama kue2 yang basah nggak kering kerontang. Akhirnya aku nanya ama Mas Ferry, instructurnya BBC Samarinda yang dengan baik hatinya nyariin sebab akibat ditengah sesi kursus cakenya (dia lagi ngajar, thanks ya mas!!), bilang kemungkinan terigunya kurang, n nyuruh aku coba lagi. Berhubung belum ada waktu, wiss ngabisin dulu yang ada. Kalo ada yang ngerti tolongin aku dong, dikoreksi bahan/caranya, mungkin ada yang salah!! Atau ada yang mau coba lat-bar, siapa tau berhasil...Wis, silahkan.

Mud Cupcake
sumber: Sedap edisi 9/VIII/2007


Bahan-bahan:
120 ml air
30 gr coklat bubuk
150 gr darck cooking chocolate, potong-potong
125 gr mentega tawar (aku pake margarine)
1/2 sdt garam (kelupaan)
100 gr gula pasir halus (aku pake 175 gr biar manis)
4 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya
125 gr tepung terigu protein sedang

Cara membuat:
1. Panaskan air dan coklat bubuk, Aduk sampai coklat larut. Tambahkan potongan dcc. Aduk sampai coklat larut.
2. Masukan mentega tawar dan sebagian gula pasir halus. Aduk sampai mentega larut. Angkat. Tambahkan kuning telur. Kocok rata.
3. Tuang sedikit2 ke tepung terigu sambil diaduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Tambahkan sisa gula pasir halus sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang.
5. Tuang kocokan putih telur sedikit2 ke dalam campuran tepung sambil diaduk perlahan.
6. Tuang ke cup tebal.
7. Oven 25 menit dengan suhu 180 derajat celcius


Senin, September 17, 2007

Bitterballen

Ini penampakan bitterballen-ku, setelah finally bisa upload pics

Puasa...puasa... laper, pengen ngemil, tapi nggak ada yang jualan di sini. Berhubung aku nggak menjalankan puasa, jadi rada2 binun cari2 snack. Kebetulan di Malinau sini, kue2 dan toko kue agak jarang. Itupun hanya toko roti 1 toko diantero kabupaten, dan kue2 basah. Ya udah, pagi2 buka2 blog cari inspirasi snack asin, ternyata ketemu resep di blognya Mba Anne, ya udah, coba2 bikin bitterballen. Resepnya di modif sedikit. Emang ennyaaak!!

Bitterballen
Bahan-bahan:
2 sdm margarin
1/2 buah (50g) bawang bombay, cincang haslus
150 g tepung terigu
450 ml susu
1/2 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
250 gr fillet dada ayam rebus, cincang agak halus
75 gr keju cheddar, parut

Adonan salut:
200 g tepung panir (bread crumbs) yang agak kasar, biar garing
3 butir telur, kocok lepas
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Lelehkan margarin, tumis bawang bombay hingga layu dan harum. Masukan tepung terigu, aduk cepat hingga berbutir.
2. Masukan susu, garam, merica, dan pala, aduk rata.
3. Masukan keju cheddar dan ayam aduk rata. Angkat, dinginkan.
4. Buat bulat2 sebesar kelereng, celupkan ke tepung panir-telur-tepung panir.
5. Timang-timang agar sisa panir dapat terbuang.
6. Diamkan 30 menit agar tepung menempel sempurna. Goreng hingga kekuningan.

Demo Masak Signora

Maaf ya, gambarnya agak2 blur gitu...

Tanggal 12 September kemaren, aku menghadiri demo masak yang diadakan di Tarakan. Demo yang diadakan di satu-satunya mall (mini) ini di bawakan oleh Chef Teguh sama ibu Hebring "Conny Suteja" courtesy dari Signora. Alhasil alat2 yang digunakan semuanya dari produk2 Signora. Setelah berjuang selama 3 jam (naik speed boat dari Malinau ke Tarakan, terombang ambing, dan boat hampir terbalik karena org yang mbawanya enggak liat ada kayu timbul...) dan nginep 1 malem di Tarakan, akhirnya aku berhasil juga ngeliat demonya. Pukul 10 pagi udah siap2 mau ikut demo, tapi dasar di Indonesia, biar di Tarakan nggak macet, tetep aja acara molor ampe jam 11.00....

Akhirnya setelah melihat persiapan yang superheboh, acara dimulai. Pertama yang didemokan, adalah Nasi Ayam Bakar (yg katanya lagi in di Jakarta...duh...), terus bikin Two Season Cake... (yg dasarnya cuma bolu coklat, tapi di hias ama dcc en wcc), es doger, juice buah, etc. Tapi ada yang kelupaan, kayaknya diresepnya ada demo sus tiger yang kutunggu, tapi kayaknya nggak didemoin (apa karena enggak sempet). O ya, nanti resep2nya ku posting menyusul, karena komputer tersayang lagi ngadat. Akhirnya kira2 jam 1.00 lewat, demo selesai juga. Ssst... BTW ada yang lucu, karena rupanya ada polwan yang lagi pake baju dinas ternyata tertarik juga ikut demo juga, alhasil demo kali ini aman... karena dijaga polisi... he..he..he...

Rabu, September 12, 2007

Pennylane Brownies



Ketemu resep Pennylane Brownies, jadi kepengen coba2 bikin brownies yang dibakar. Emang sih biasanya aku bikin brownies kukus jadi agak2 bingung dengan penampilan browkar yang lagi nunggu mateng di oven. Apalagi aku langsung bikin 2 resep sekaligus. Ya udah dengan harap-harap cemas moga2 brownies ku mateng (abisnya terus2 dites tusuk keluarnya tetep agak2 basah) ya udah deh crossed fingers aja browniesku mateng di tengahnya.... Ternyata hasilnya bener2 mateng, rupanya setelah diinapkan baru tahu bahwa emang brownies enak juga kalo basah2 ditengahnya. Bener juga katanya mba yang satu ini, brownies nya bener2 lembut en light.... Cocok untuk temen minum teh pahit....

PENNYLANE BROWNIES

Bahan bahan:
4 butir telur
450 gr gula pasir
210 gr tepung terigu
60 gr coklat bubuk
ml minyak goreng
1 sdt vanilli bubuk (aku pake yang pasta/cair)
120 gr kenari (karena nggak cukup, sebagian kukasih almond)
gr coklat morsel

Cara membuat:
1. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang, dan gula agak2 halus.
2. Ayak tepung terigu, coklat bubuk dan vanille bersama2. Masukan kedalam adonan tepung sedikit2 sambil dicampur rata.
3. Masukan minyak goreng, aduk hingga rata.
4. Masukan kenari dan coklat morsel hingga tercampur rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diberi kertas roti dan dilapisi mentega.
6. Bakar dalam oven yang bersuhu 180 derajat selama 35 menit.

Minggu, September 09, 2007

My Strawberry Cupcakes

Sebenarnya itu adalah postingan lama,
karena nggak ada gambar, ya udah baru diposting sekarang


Akibat kebanyakan jalan2 ke blog2nya para mba2 yang udah pada gape bikin cupcakes n sekalian hiasan, aku jadi kepingin bikin cupcakes juga (**tersipu-sipu**). Ya udah, hari Minggu nggak ada kerjaan, buka2 resep cupcakes di internet n buku2 panduan. Ketemu resep cupcakes di buku Sedap "variasi Spongecake". Kuenya enak, basah, enggak kering kerontang, mungkin karena telurnya banyak banget.... Kerjanya juga ribet banget, karena dikocok sendiri2. Tapi worth it lah, hasilnya ennnyyyyaaak banget. Sukses deh cupcakes ku yang pertama. Oh iya, belum di hias, karena udah kecapean bikin cakenya. Mungkin besok2 baru belajar decor deh.

Bahan bahan:
10 butir kuning telor
2 butir putih telor
150 gr mentega
75 gr gula pasir
75 gr tepung terigu protein sedang
2 sdm susu kental manis

Isi:
strawberry paletta, blueberry paletta

Cara membuat:
1. Kocok mentega hingga lembut dan putih (katanya harus bener2 putih, kira kira 10 menit). Tambahkan 2 sdm susu kental manis. Aduk rata.
2. Kocok telur dan gula pasir hingga kental dan mengembang. Masukan tepung terigu sedikit2 sambil diaduk rata.
3. Masukan adonan telur ke dalam adonan mentega secara hati2 (sedikit2 kemudian diaduk rata).
4. Siapkan loyang muffin, beri kertas cupcake.
5. Masukan 1 sdm adonan/sampai 1/2 tinggi cetakan. Masukan isi, lalu tutup dengan adonan kembali hingga 2/3 tinggi adonan.
6. Panggang dalam oven dengan suhu 190 derajat selama 20-25 menit atau sampai matang.

Jumat, September 07, 2007

Pizza



Lagi pengen bikin-bikin camilan, tapi enggak punya telor. Bikin apa ya? Pikir2, mendingan aku bikin pizza aja. Ini emang pertama kalinya bikin pizza. Resep aslinya dari majalah sedap, tapi aku modifikasi sesuai persediaan kulkas. Rasanya empuk sih, cuma kejunya kurang banyak, karena stocknya juga segitu. Terus, pinggiran pizzanya agak2 crispy banget. Tapi nggak keras koq waktu diinepin ampe besokannya. Pokokknya ennyyak..


Bahan-bahan:

500 gram tepung terigu protein sedang
1 sdm ragi instan
325 ml air hangat
1 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun
1 sdt garam
Bahan saus:
3 siung bawang putih, cincang halus
300 gr daging cincang
1 klg kecil tomato paste (aku pake delmonte)
3 sdt gula pasir
1 sdt garam
merica
2 sdm italian mixed herbs (aku pake dari mc cormick)
air
minyak zaitun untuk menumis.
Bahan topping:
300 gr mozarella (aku cuma pake 140 gr, krn adanya segitu)
5 buah sosis daging, dibuang lapisannya, dipotong serong
5 lembar daging asap, dipotong kotak-kotak
Cara membuat:
1. Saus: Panaskan minyak zaitun, tumis bawang putih hingga harum. Masukan daging, masak hingga berubah warna. Masukan pasta tomat, aduk rata, beri air sedikit agar lebih encer. Tambahkan mixed herbs, garam, gula, merica. Masak hingga agak kental.
2. Pizza dough: Larutkan ragi instan, setengah bagian air hangat, dan gula pasir. Aduk rata, diamkan 5 menit.
3. Campur tepung terigu, dan larutan ragi instan. Uleni rata. Tuang sisa air sedikit-sedikit sampai diuleni hingga kalis.
4. Masukan minyak zaitun, dan air. Uleni hingga elastis. Bulatkan, istirahatkan 60 menit dalam sebuah baskom yang dilumuri minyak zaitun.
5. Ambil adonan sesuai besar pan/loyang dasar, bentuk bulat, Giling tipis adonan setebal 1/2 cm, tusuk-tusuk dengan garpu. Letakan di pan yang sudah dioles tipis margarin.
6. Oles saus diatas pizza, oven selama 10 menit dengan suhu 200 derajat.
7. Keluarkan, susun/tata topping diatas. Terakhir parut keju mozzarela, dan letakan diatas topping.
8. Oven 10 menit lagi/sampai keju meleleh.
Tips: Kalo mau dipanaskan, bungkus dengan aluminium foil agar tidak kering dan keras.

Selasa, September 04, 2007

Lai...Lai... Yang Bukan Jablai..






Ada juga rupanya untungnya tinggal di deso seperti di Malinau ini. Aku yang sebelumnya di Jakarta, ternyata nggak kerasa udah ampir 5 tahunan di salah satu kabupaten termuda di Kalimantan Timur. Kalo di Jakarta serba lengkap, di sini kebalikan abis. Tapi ya itu, ternyata di Jakarta nggak lengkap-lengkap amat. Di sini aku ketemu buah yang notabene sepupunya durian--si raja buah itu. Walaupun dia nggak seharum durian, namun teksturnya yang masih lebih sekel (a.k.a singset, kenceng, legit dll) dari duren yang bikin aku jatuh cinta. Warnanya juga cantik banget. Pokoknye lebih oce dari durian yang menurutku super bau itu. Buah lai (orang sini menyebutnya begitu) memang termasuk buah musiman. Karena itu sekarang lagi musim buanyyaak banget di jual orang, mulai dari pasar ampe pinggir jalan. Harganya nggak mahal2 amat. Punyaku yang terfeature ini Rp. 15.000,- dua bijinya. Kalo mau lebih murah, kita bisa hunting ke pinggiran desa lainnya untuk beli langsung ama orang yang nanem di kebun. Malah ada yang bisa di indent lho. Kayaknya aku malah enggak pernah ngeliat ini di Jakarta. O iya kalo ada yang mau nyoba boleh, kirim almatnya entar aku paketin (asal ongkos paket diganti he...he..he..)

Selain itu, masih banyak juga jenis buah-buahan yang belum pernah aku temui di Jakarta, malah ketemunya di sini. Aneh n lucu2 deh. Nanti kalo udah mulai musim, aku follow up ya. Lumayan buat tambah2 info.


Sabtu, September 01, 2007

Double Chocolate Cake






Ini adalah hasil cake besar pertamaku. Emang sih agak2 simpel. Basenya berupa dobel chocolate cake dengan filling en topping whipped cream. Terus finishing diatasnya dcc serut. Cita2nya sih maunya serutan berbentuk rose gitu, tapi dasar amatiran, malah jadinya agak2 abstrak kaya coklat parut. Ya udahlah yang penting aku seneng banget karena baru sekali ini aku berhasil ngedekor kueku sendiri. Biasanya yang ngedekor....leave it to the professional alias tukang kuwe. En dengan berhasilnya ngedekor kueku yang pertama, rasanya pengen nyoba untuk kue yang kedua... ketiga... dst. Yippiii...

Double Chocolate Layer Cake

Bahan-bahannya:
4 butir telur
275 gr gula pasir halus
350 gr tepung terigu protein sedang
125 gr coklat bubuk
3/4 sdt baking powder
2 sdt soda kue
1 1/4 sdt garam
175ml minyak goreng
100ml susu cair
100 gr dark cooking chocolate
1 sdt kopi bubuk dilarutkan dengan 375ml air panas

Cara membuat:
1. Aduk dark cooking chocolate dengan air kopi panas sampai coklat leleh.
2. Kocok gula halus dan telur hingga mengembang. Tambahkan campuran tepung dan cairan kopi sedikit-sedikit secara selang seling dengan menggunakan spatula/sendok kayu. Tambahkan susu cair dan minyak. Aduk rata.
3. Aduk rata tepung terigu, coklat bubuk, baking powder, soda kue. Tambahkan garam.
4. Tuang adonan kedalam 2 buah loyang (bisa bulat/persegi) ukuran 20cm yang sudah dilapisi mentega dan dialas.
5. Oven dalam suhu 180 derajat selama 35 menit atau sampai matang.
6. Masukan kedalam lemari pendingin selama 1 jam dan kue siap digunakan/dihias.

Frosting: buttercream, whipped cream, or ganache
.